PANDUAN TRAVELING NYAMAN UNTUK MUSLIM

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…

Halo travelers semuanya…  Sebagai muslim, ada baiknya kita mengadakan suatu perjalanan yang baik, yaitu perjalanan yang tidak melanggar syariat. Sering banget nih ya, kita bingung tentang serba-serbi traveling, apa ini melanggar syariat ? Atau kadang kita terjebak dalam keraguan mengenai halal dan haram .. Batasan relasi antartraveler dan masih banyak lagi.

Naah.. kali ini akan aing bahas serba-serbi traveling for muslim, dari sudut pandang aing ya, jangan dihujat...

Azhar_ZaanscheSaans_2017

PERSIAPAN TRAVELING BAGI MUSLIM

1. Niat. Niat itu paliiiing penting dan utama. Jangan sampe niat kita jalan-jalan untuk pamer, bikin iri orang, atau niat negatif lainnya. Niatkan yang positif, untuk challenge diri sendiri, untuk rihlah, napak tilas, atau tafakkur alam.  

Percayalah, niat baik akan membawa kita ke jalan yang baik, dan sebaliknya.

2. Research. Karena kita muslim dan kita butuh special needs. Maka kita harus cari info lebih detil. Dimana ada restoran halal, tempat wudhu, tempat sholat, dsb. Untuk memudahkan, kita bisa menginstall aplikasi esensial. Ada banyak kok di Playstore atau Appstore. Luangkan waktu sejenak untuk memilah aplikasi mana yang sekiranya tepat untuk kebutuhan kita, ya…

3. List perlengkapan wajib. Bawalah sajadah tipis, mukena (bagi perempuan), baju bersih yang cukup, sepatu yang menutup sempurna, kaus kaki, depends on your need. 1 lagi, install aplikasi yang esensial, aplikasi kiblat, doa, dan alquran.

Note : Kalau perjalanan itu jauh, usahakan book airline yang berasal dari timur tengah. Why? Di layar monitor on board, ada petunjuk waktu shalat yang berguna untuk kita

Alert : Bagi muslimah, lebih afdhal ditemani mahram (keluarga yang haram dinikahi) dan bagi yang menikah, wajib mendapat restu dari suami dan HARAM traveling tanpa ijin suami.

 

MEMULAI PERJALANAN

Doa safar. Wajib ya, awali dengan doa supaya mendapat perlindungan. Berdoa juga dapat membuat kita menjadi tenang, lho. Bagi yang belum terbiasa, boleh berdoa dengan membaca “contekan”. Insya Allah, lama kelamaan nanti akan jadi kebiasaan dan terhafal dengan sendirinya.

 

SELAMA PERJALANAN

1. Jaga wudhu. Usahakan setiap masuk toilet kita perbarui wudhu. Jadi setiap masuk waktu shalat kita bisa suci.

Note : musafir dibenarkan untuk menyapu sepatu, selama sepatu dalam keadaan baik (tidak bolong-bolong dan menutup kaki secara sempurna) dan tidak najis. Daripada naikin kaki ke wastafel, bisa pakai opsi ini. Kalau mau yang kaffah, ya bawa botol besar, dan wudulah di tempat lain secara sempurna.

2. Dimana cari makanan halal? Nah, kita kan udah research sebelum berangkat, jadi pas di lokasi, kita harus tau kira-kira waktu makan kita normalnya jam berapa, jadi kalau udah deket waktunya kita ga terlalu jauh dari lokasi restoran/warung makan halal tersebut.

Tips : Beberapa Hotel dan Hostel di Eropa memberikan fasilitas request breakfast. Saat di Salzburg, aing diperkenankan untuk request roti dengan buah-buahan (insya allah halal). Dengan demikian, kita tidak perlu ke luar dan mencari makanan halal di kota.

Azhar_Ins. Saan Sebastian_Salzburg_2017
Breakfast Halal hasil Request di Hostel Ins. Saan Sebastian, Salzburg

Tempat makan Turki dan Pakistan pasti halal. Tempat makanan India, baiknya tanya dulu, kalau pemilik kedainya muslim, insya allah halal. Nah, kalau pemiliknya nonmuslim, selama mereka memisahkan Peralatan untuk makanan nonhalal, kita bisa makan disitu.

kalau melihat tulisan halal, jangan ragu untuk masuk. Orang di luar negeri biasanya akan secara rutin diinspeksi oleh otoritas nya., dan mereka ga berani kasi logo halal kalau emang ga punya stok makanan halal.

kalau memang ga nemu, carilah restoran full vegan. Namun, harus dipastikan bahwa makanan tersebut sama sekali ga ada kandungan daging dan alkohol, termasuk bumbu yang dipakainya. Kalau tidak ada, makanan  insya allah aman dan halal dikonsumsi. Aing menemukan spaghetti full vegan autentik saat berkunjung ke Lucca, Italia. 

Spagetti_lucca_2017_azhar
Spaghetti full vegan di Lucca, Italia


Kalau masih takut juga, kita bisa membawa makanan cepat saji dari Indonesia. Misalnya, membawa mie instan, kering tempe, rendang kalengan, atau yang lain. Tapi kudu pelajari ya, makanan apa saja yang boleh masuk suatu negara. Rugi juga kan, kalau kita udah berat-berat bawa tapi ga ga riset dulu, yang ada malah disita deh di bandara, huhuhu…

Indomie-Belanda-azhar-2017
Makan Indomie kuah di Belanda huhuhu

3. Dimana tempat shalat? Nah ini hati-hati, karena ada beberapa negara yang tidak memperbolehkan kegiatan keagamaan di ruang publik. Itulah gunanya riset. Intinya:

A. Semua bumi Allah adalah masjid, kecuali toilet dan kuburan. Jadi, dimanapun asal bersih sholat bisa dilakukan.

B. kalau berada di taman atau tempat publik, cari otoritas, misal security atau polisi, tanyalah apakah boleh sholat apa nggak. Jangan kaget kalaupun mereka membolehkan tapi mereka malah nonton kita sholat. Toh lebih secure kan?

C. Carilah info dimana lokasi Masjid/Islamic Centre. Di beberapa Stasiun dan bandara, ada ruang ibadah multifaith. Kita bisa menggunakan itu untuk shalat. Atau, luangkan waktu untuk berkunjung ke Masjid atau Islamic Centre. Di beberapa kota besar Eropa dan Asia Timur, sudah ada beberapa Masjid Megah yang didirikan kok. Percaya deh, kalau kita kesana kita pasti disambut dengan hangat oleh orang disana. Nambah saudara muslim juga kan, hihihi…

MultifaithRoom_WienCenrum_azhar_2017
Ruang Ibadah Multifaith di Vienna Central Station, Austria

D. Kalau masih ga nemu semua opsi di atas, carilah spot sepi di stasiun/terminal, atau bahkan tepi pantai. Aing pernah sholat di tepi pantai, di belakang kapal-kapal, saat di Volendam, Belanda.

SajadahAzhar_eropa-2017
Shalat di Sudut Ruangan Stasiun

E. Masih takut dengan semuanya, sholatlah di kereta/bus. Tapi tetap perhatikan sekitar, terkadang ada yang menatap gerak-gerik kita dan curiga kita melakukan sesuatu yang membahayakan penumpang lain. Jadi, tetap harus bijak ya…

F. Atau kalau mau yang sempurna, silakan balik ke penginapan untuk shalat. Ini opsi yang terkadang susah diaplikasikan ya, terutama pas winter yang waktu shalatnya jadi lebih pendek dibanding musim lain.

4. Gimana bagi yang pakai jilbab / berjenggot dan celana cingkrang? Believe me, di Eropa sekalipun its not a problem. Malah jadi poin plus. Aing pernah lihat pasangan suami istri "kaffah" begini diarahkan untuk masuk resto halal sama pemilik resto vegan pas di Amsterdam. Asal kita ramah dan sopan, mereka akan menghormati keyakinan kita kok.

Note : Jangan percaya dengan pemberitaan media mainstream. Mungkin masih ada islamophobia, tapi bukan berarti semua orang Eropa/tempat non muslim anti islam ya. Malah kebanyakan mereka kagum sama kita, yang teguh menjaga iman di negara supersekuler seperti negara mereka. Oh ya, tingkat sexual harrassment terhadap wanita berjilbab bisa dikatakan hampir ga ada di Eropa, jadi aman insya allah menutup aurat disana.

5. Jangan lupa lho, sholat bisa dijamak dan diqashar oleh musafir. Inilah yang bikin aing suka traveling, huhuhu…

 

SAAT KEMBALI KE TANAH AIR

1. Usahakan beli oleh-oleh buat keluarga dan orang terdekat. Saling memberi hadiah disunnahkan, lho..
2. Berdoalah selama di kendaraan.
3. Hubungi keluarga saat sudah sampai di tanah air.

 

ADAB BUAT ORANG YANG DITINGGALKAN SELAMA TRAVELING

Ini penting banget, karena banyak orang yang lupa dengan adab ini,,

1. kalau kita dikabari ada orang yang bepergian, kita disunnahkan untuk berdoa dan beri nasihat yang baik.
2. HARAM hukumnya meminta oleh-oleh. Meminta bukan dengan alasan mendesak diharamkan dalam islam
3. WAJIB bersyukur bila diberikan sesuatu oleh orang yang pulang dari bepergian. HARAM mencela pemberian, "kok cuma ini? ", "masa dari Eropa cuma dikasi gantungan kunci? ", "ih pelit banget sih".

Ingat lho ya, orang yang memberi lebih baik dibanding orang yang menerima. Karena, yang memberi ada effort untuk mencari oleh-olehnya, Ia juga sudah meluangkan waktu, dan uangnya untuk membelikan kita sesuatu. Jangan rusak semua itu dengan kalimat yang merendahkan dan menyakitkan, ya.

Okay travelers, udah ada sedikit pencerahan kan yaa.. Jangan bingung lagi ya. Selama kita melakukan dengan baik dan memohon perlindungan dari Allah SWT, Insya Allah semuanya akan baik-baik saja. Jadi, itulah serba serbi traveling for muslim versi aing.

Semoga membantu yaa…

Atau mungkin travelers ada informasi lain yang sekiranya applicable for muslim, boleh tulis-tulis lho di bawah, hihihi

 

Salam Mujur :D

2 komentar:

  1. Masya Allah.. mantap gan. Insya Allah bermanfaat. Terima kasih.

    Hormat kami, admin dari blogtaufikunik.blogspot. com

    BalasHapus
  2. Terima kasih gan.. Alhamdulillah bermanfaat ya...

    BalasHapus

Lucky Mujur (c) 2020. Diberdayakan oleh Blogger.