Ingin Memulai Solo Traveling? Simak Tips Persiapan Solo Traveling Ini !

Seperti yang sudah disinggung di artikel sebelumya, Solo traveling itu lebih menantang. Simpelnya, menantang karena kita akan berkelana sendirian. Nah, karena serba sendirian kita tentunya harus melakukan persiapan-persiapan supaya perjalanan kita akan berkesan dan berhasil nantinya. Ga lucu dong, sudah mantap niatnya, sudah pas destinasinya, eh kita malah ga menikmati perjalanannya karena “tidak siap”. Ok, let’s get to it :D

 

1. Menentukan Durasi Perjalanan

Sebagai seorang solo traveler, kita wajib banget untuk bisa memperkirakan berapa waktu yang pas untuk jalan-jalan. Sederhananya begini, karena semua kita lakukan sendiri, kita harus mengenal batas toleransi tubuh kita saat jalan-jalan. Ada yang tetap fit berbulan-bulan walaupun berpindah tempat secara konstan, ada yang sanggup berminggu-minggu, tetapi ada yang nyaman hanya beberapa hari saja. Hal ini sangat penting lo, travelers. Menjaga mood tetap on fire saat traveling akan membuat kita bersemangat untuk mengeksplor tujuan wisata kita.

Durasi perjalanan ini juga turut mempengaruhi hal-hal berikut:

1) Berapa banyak tempat yang ingin kita lihat. Sebagai contoh, kita ingin pergi ke Kota A. Kita ingin melihat taman bunga, bersantai ria di kota lama, menikmati pantai, dan membeli beberapa buah tangan untuk dibawa pulang. Nah, semakin banyak tempat yang kita tuju, tentu semakin banyak waktu yang dibutuhkan dan dana yang dikeluarkan.

Cimory Riverside- Azhar2015


Tips : Rancanglah perjalanan anda sesederhana mungkin. Traveling tidak melulu soal banyaknya tempat yang dikunjungi, melainkan kesan dan impresi yang kita peroleh soal tempat itu. Jadi, lebih baik untuk mendatangi sedikit tempat dan kita bisa menjelajahi dan menikmatinya dengan waktu yang cukup, daripada memaksakan diri datang ke banyak tempat, tetapi hanya sekedar lewat karena kita diburu waktu. Selain itu, kita bisa menghemat pengeluaran, karena kita tidak banyak berpindah, bukan?

 

2) Peralatan yang harus di bawa. Semakin lama kita traveling, maka akan semakin banyak yang harus kita bawa pula. Pakaian, alat mandi, skincare, aksesoris, dan tentu saja cukup membawanya dalam tas kecil atau harus menggeret koper.

 

Tips : Buatlah daftar benda yang harus kita bawa dan lakukan check list sebelum packing. Jangan lupa membawa dokumen penting, nomor kontak darurat, dan obat yang biasa anda minum. Aing pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan. Karena terburu-buru, aing lupa memasukkan obat maag saat packing. Akibatnya, saat maag aing kambuh di tengah malam, aing mau tak mau harus keluar mencari apotek terdekat untuk mencari obat maag.

 

2. Menabung, Menabung, dan Menabung

Setelah kita yakin dan mantap soal pilihan destinasi kita beserta durasi perjalanan, saatnya kita mempersiapkan keuangan kita untuk traveling. Persiapan keuangan ini prinsipnya sangat sederhana, jangan memaksakan diri. Kenapa begitu?

Begini, masing-masing orang mempunyai kebutuhan rutin yang beragam. Ada yang punya pekerjaan tetap dan mapan, tetapi gajinya sangat minim. Otomatis setiap bulannya, ia akan memprioritaskan kebutuhan bulanan yang tidak terelakkan. Membayar sewa rumah, tagihan air, listrik, telepon, internet, uang kebersihan, asuransi kesehatan, atau bahkan ada yang harus membayar cicilan kendaraan atau rumah. Ada juga yang belum mempunyai pekerjaan tetap, tetapi sekali bekerja ia mempunyai penghasilan yang jauh lebih besar. Yang seperti ini juga berisiko tinggi, kalau tak pandai mengelola keuangannya, tentu ia akan lebih bermasalah karena penghasilannya belum pasti.

Tadi, aing sempat singgung kalau prinsip keuangan saat traveling adalah jangan memaksakan diri.Nah, begini aturan mainnya.

1) Buatlah estimasi tertinggi total kebutuhan dana anda saat traveling. Katakan saja, misalnya untuk pergi ke kota A dibutuhkan dana 3 Juta Rupiah. Jangan lupa untuk menambah dana cadangan, yaitu dana untuk berjaga-jaga seandainya terjadi hal yang tidak diinginkan (sakit, kecopetan, delay penerbangan). Bagi aing pribadi, dana cadangan minimal adalah 1/4 dari total dana. Berarti dibutuhkan sekira 750 ribu lagi. Berarti kita harus menyiapkan dana 3.750.000 untuk traveling ke kota A.

2) Hitunglah berapa penghasilan pasti kita dan langsung kurangkan dengan kebutuhan primer kita. Misal, kita bergaji 3.500.000 sebulan, dan kebutuhan primer kita kurang lebih 1.5000.000 sebulan. Berarti kita punya sisa kurang lebih 2 juta sebulan. Tapi, alangkah baiknya jika kita juga menganggarkan dana tersebut untuk tabungan pribadi (yang tidak kita ganggu gugat), untuk amal (sedekah, kurban) atau bahkan tabungan haji pemula. Anggaplah, kita punya sisa 500 ribu sebulan untuk ditabung. Berarti, dengan asumsi tabungan kita tetap setiap bulannya, maka kita membutuhkan waktu kurang lebih 8 bulan untuk mngcover budget traveling ke kota A.

3) Dalam waktu 8 bulan tersebut, usahakan untuk tidak membeli sesuatu yang kuranng penting, kurangi nongkrong di kafe, dan fokus pada tujuan kita, yaitu ingin traveling ke kota A. Biasanya, kalau kita benar-benar fokus, kita bahkan bisa mempercepat traveling kita. Yang awalnya kita perkirakan kita bisa berangkat di bulan ke-8, kita bisa berangkat di bulan ke-6. intinya, F O K U S.

 

KafeSkybarGI-2019


3. Pelajari Hal-Hal Penting Seputar Destinasi Wisata

Kita dapat memanfaatkan waktu tunggu (menabung) untuk mempelajari Hal-Hal Penting Seputar Destinasi Wisata, seperti adat-istiadat lokal, makanan khas yang harus dicoba, atraksi budaya menarik yang sayang jika dilewatkan, sistem transportasi, tempat berkumpul warga lokal, dan perkiraan cuaca di kota tersebut.

 

Tips : Jangan gegabah sebelum berangkat. Pastikan bahwa cuaca bersahabat selama kita berkunjung. Lihat pula kalender atraksi wisata yang memungkinkan kita ikuti. Jika ternyata pada bulan tujuan kita cuaca diprediksi kurang bersahabat atau tidak ada atraksi wisata, jangan memaksakan diri. Tundalah perjalanan sampai waktu dirasa tepat.

  

AzharDevi- Istana Maimun 2017


4. Lakukan Prebook Tiket Kendaraan dan Penginapan

Tidak dipungkiri nih ya, kita sudah berada di era digital. Segala sesuatu dapat dikerjakan tanpa berinteraksi dengan orang lain secara fisik, namun dapat dilakukan secara virtual. Nah, bagi kita travelers, prebook tiket ini mempunyai beberapa kelebihan. 1. kita bisa melihat pergerakan harga tiket, 2. kita bisa melihat preview hotel dan atraksi wisata 3. Menghemat waktu karena tidak harus datang ke tempat hanya untuk reservasi

 

Tips : Ada berbagai jenis platform untuk memesan tiket transportasi maupun akomodasi. Lakukan riset kecil-kecilan untuk membandingkan harga antar platform. Terkadang, harga di platform A mahal, bisa jadi di platform b lebih murah. Semakin rajin kita riset, akan semakin terbuka peluang untuk dapat memesan dengan harga yang lebih murah, yang artinya semakin memperhemat budget traveling kita

 

Nah travelers, itu kira-kira persiapan yang harus kita lakukan untuk bisa solo traveling dengan aman dan nyaman. Kalo untuk detilnya, travelers pasti punya custom sendiri. Jadi sesuaikan saja dengan keinginan dan kebutuhan kalian ya..


Salam Mujur :D

 

Tidak ada komentar

Lucky Mujur (c) 2020. Diberdayakan oleh Blogger.